Akibat belum bisa bersinergi, pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur gas masih berjalan sendiri-sendiri. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong BUMN melakukan sinergi untuk mempercepat pembangunan dan mendorong efisiensi.
BUMN yang membuat Rini sedih ialah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni PT Pertamina Gas (Pertagas).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depan, Kementerian BUMN akan membuka beberapa opsi 'mengakurkan' perusahaan gas tersebut.
"PGN dan Pertagas, kami lihat ada roadmap," ujarnya.
Dengan saling bersinergi, PGN dan Pertagas bisa mempercepat pengembangan infrastruktur pipa gas di tanah air.
"Bisa naikkan kinerja dan memberikan partisipasi terhadap pembangunan Indonesia," ujarnya.
(feb/rrd)











































