Ada Rumah Kos Mewah Punya Banyak Meteran Listrik, Ini Penjelasan PLN

Ada Rumah Kos Mewah Punya Banyak Meteran Listrik, Ini Penjelasan PLN

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2015 19:52 WIB
Ada Rumah Kos Mewah Punya Banyak Meteran Listrik, Ini Penjelasan PLN
Jakarta -

Per 1 Januari 2016, PT PLN akan mencabut subsidi listrik untuk para pelanggan yang dinilai sudah mampu secara ekonomi. Menurut perhitungan pemerintah, ada 23 juta pelanggan listrik PLN yang harusnya tidak berhak menikmati subsidi.

Salah satu contohnya adalah rumah-rumah kos mewah di Jakarta yang memiliki banyak meteran listrik dengan daya 900 VA di tiap kamar kos. Saat ini, pelanggan listrik rumah tangga dengan daya 900 VA masih mendapat subsidi. Padahal, kamar-kamar kos tersebut disewakan dengan harga mahal. Fasilitasnya pun banyak, termasuk pendingin ruangan (AC).

Hal ini mendapat sorotan dari PLN, harusnya rumah-rumah kos seperti itu tidak menikmati subsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senior Manager Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengungkapkan, peraturan yang dibuat PLN sebelumnya memang tidak melarang pemasangan lebih dari 1 meteran listrik di rumah mewah.

"Dulu memang dimungkinkan meski yang menempati warga yang mampu. Kalau dulu kan tidak ada persyaratan untuk pasang daya listrik 450 dan 900 VA," papar Bambang saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Kini, PLN berupaya melakukan penertiban supaya subsidi listrik tepat sasaran, benar-benar dinikmati masyarakat miskin. "Sekarang kebijakan subsidinya berubah, itu yang mau kita tertibkan," ucapnya.

Sebagai langkah persiapan pencabutan subsidi listrik untuk rumah-rumah mewah, pihaknya akan melakukan sosialisasi secara masif dalam 2 bulan ini. Mulai dari sosialisasi langsung kepada warga, pernyataan resmi di media massa nasional dan lokal, hingga pertemuan dengan warga di kantor-kantor kelurahan.

"Cara sosialisasinya kita sesuaikan dengan kondisi setempat. Unit-unit PLN sudah mulai melakukan‎ di daerah masing-masing," tutupnya.

(drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads