Berdasarkan keterangan tertulis, Kementerian ESDM, berikut kesepakatan kerja sama kedua negara, yang mencakup:
- Penelitian mengenai penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS)
- Penelitian mengenai cadangan minyak bumi strategis (SPR)
- Pengembangan dan penggunaan energi terbarukan, terutama untuk lokasi-lokasi on-grid dan off-grid yang terpencil, dan terintegrasi sumber listrik terbarukan dengan jaringan listrik
- Inisiatif efisiensi energi, seperti aplikasi industri dan teknologi smart grid
- Pembentukan Centre of Excellence energi terbarukan
- Bidang kerjasama lain yg disepakati oleh kedua belah pihak
"Terkait program pengembangan Center of Excellent ( COE) on Clean Energi di Bali, Departement of Energy Amerika Serikat memberikan komitmen dukungan agar pada Februari 2016 dapat dimulai pembangunan CoE," kata Menteri ESDM Sudirman Said, Rabu (28/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rrd/hen)











































