Sempat Aman dari Krisis Listrik, Jawa-Bali Kini Defisit Listrik

Sempat Aman dari Krisis Listrik, Jawa-Bali Kini Defisit Listrik

Rista Rama Dhany - detikFinance
Jumat, 30 Okt 2015 13:39 WIB
Sempat Aman dari Krisis Listrik, Jawa-Bali Kini Defisit Listrik
Jakarta - Jawa-Bali merupakan daerah yang paling aman dari krisis listrik selama bertahun-tahun, memiliki cadangan 35% atau paling banyak se-Indonesia. Bahkan sangat jarang sekali ada kasus pemadaman listrik di Jawa-Bali akibat defisit.

Namun kali ini, pasokan listrik di Jawa-Bali defisit listrik hingga 1.000 megawatt (MW), sehingga membuat PT PLN (Persero) harus melakukan pemadaman listrik 3 jam per sekali pemadaman. BUMN listrik ini memprediksi hari ini juga akan terjadi pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

"Jawa-Bali jarang sekali mengalami defisit. Tapi saat ini Jawa-Bali mengalami defisit listrik sekitar 1.000 MW," kata Plt Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, dihubungi detikFinance, Jumat (30/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan, defisit ini terjadi akibat sejumlah pembangkit di Jawa mengalami gangguan dan pemeliharaan.

"PLTU Paiton unit 7 dan 8 sedang gangguan di trafo utamanya, itu saja sudah 1.200 MW. Kedua, beberapa PLTU seperti Suralaya, Indramayu, dan Pelabuhan Ratu juga sedang pemeliharaan, jadi cukup besar kekurangan listriknya," ungkap Bambang.

Sebenarnya kondisi ini tidak akan terjadi bila PLTA Cirata 1.000 MW dan PLTA Saguling 700 MW di Jawa Barat bisa beroperasi. Akibat kemarau panjang, debit air di waduk yang memasok air kedua PLTA ini berkurang, sehingga kedua PLTA ini tidak bisa beroperasi.

"Itu yang membuat sekarang ini Jawa-Bali defisit pasokan listrik," tutup Bambang.

Beban puncak sistem kelistrikan Jawa-Bali sekitar 23.900 MW. Bila semua pembangkit di Jawa beroperasi normal, kapasitas listrik di Jawa mencapai 24.000 MW lebih.

Kondisi listrik Jawa-Bali saat ini menyusul daerah-daerah lainnya yang saat ini defisit listrik. Saat ini daerah yang defisit listrik diantaranya:

  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Lombok
  • Palu
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Kendari
  • Kupang
  • Jayapura

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads