PLN Mulai Sisir Pelanggan yang Tak Layak Disubsidi

PLN Mulai Sisir Pelanggan yang Tak Layak Disubsidi

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2015 14:29 WIB
PLN Mulai Sisir Pelanggan yang Tak Layak Disubsidi
Jaringan Listrik PLN
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang menyisir pelanggan listrik dengan daya 450 watt dan 900 watt. Langkah ini untuk memastikan berapa sebenarnya jumlah pelanggan listrik yang benar-benar layak memakai daya dengan tarif subsidi.

"Sudah jalan penyisiran sejak minggu lalu," ujar Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun kepada detikFinance, Kamis (5/11/2015).

Benny menambahkan, penyisiran ini juga menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi. Penyisiran ini berdampak pada pelanggan yang tak berhak disubsiidi harus mengubah daya listriknya ke 1.300 VA yang tak lagi subsidi, artinya akan ada kenaikan tarif. Sebelumnya, Presiden Jokowi menunda kenaikan listrik yang rencananya dimulai tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan ini diambil sampai PLN bisa memastikan berapa banyak jumlah pelanggan listrik berdaya 450 watt hingga 900 watt. Pasalnya, dalam data PLN selama ini total pelanggan penerima listrik subsidi sebanyak 45,1 juta rumah tangga.

Namun, menurut Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) hanya ada 24,7 rumah tangga miskin dan rentan miskin saat ini. Dengan kata lain, jika mengacu pada data TNP2K, ada 20,4 juta pelanggan yang seharusnya tidak layak memakai tarif listrik subsidi.

"Bagi yang tidak berhak tidak boleh dapat subsidi, mestinya subsidi untuk orang miskin," kata Benny.

Meski sudah menggelar penyisiran sejak minggu lalu, Benny mengaku belum mendapat pelanggan listrik yang tidak layak mendapat subsidi.



(hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads