Dirut Pertamina Buka Skandal Petral: Impor BBM Kok Jadi Mahal

Dirut Pertamina Buka Skandal Petral: Impor BBM Kok Jadi Mahal

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 09 Nov 2015 16:25 WIB
Dirut Pertamina Buka Skandal Petral: Impor BBM Kok Jadi Mahal
Dirut Pertamina Jumpa Pers Soal Audit Petral (Feby-detikFinance)
Jakarta - PT Pertamina (Persero) telah menuntaskan audit forensik terhadap aktivitas anak usahanya, Petral Group. Audit forensik dilakukan pada 1 Juli sampai 30 Oktober 2015.

Audit forensik ini dibatasi periode waktunya yakni dari 1 Januari 2012 sampai 31 Mei 2015. Audit forensik dilakukan oleh auditor global, KordhaMentha. Dan hasilnya mengeluarkan 3 rekomendasi penting kepada Pertamina.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto menyebutkan, temuan pertama berupa adanya anomali pada pengadaan minyak oleh Petral sehingga mimicu harga pembelian minyak yang lebih tinggi.
Β 
"Laporan auditor ada anomali pengadaan di Petral sehingga harga minyak menjadi lebih tinggi," kata Dwi, saat jumpa pers di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, auditor menemukan adanya kebocoran informasi rahasia dalam proses pengadaan minyak di Petral. Pihak auditor melakukan pelacakan terhadap proses komunikasi pada email, hingga percakapan yang berisi informasi tentang patokan harga dan volume BBM impor yang bocor.

"Ketiga, ada pihak eksternal yang pengaruhi pengembangan bisnis, mitra secara tidak langsung, dan negosiasi," ujarnya.

Namun, Dwi enggan menyebutkan pihak-pihak eksternal yang disebut mempengaruhi langkah Petral dalam membeli minyak dari National Oil Company (NOC).

Selanjutnya, hasil audit akan diserahkan ke Kementerian BUMN, Kementerian ESDM dan aparat penegak hukum. "Auditor tidak menyebut pejabat pemerintah dan lain-lain. Tidak disebut di dalam laporan sehingga tidak bisa beri kesimpulan," ujarnya.

(feb/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads