7 Tower Listrik Roboh, Beberapa Daerah Palangkaraya Mati Lampu

7 Tower Listrik Roboh, Beberapa Daerah Palangkaraya Mati Lampu

Rista Rama Dhany - detikFinance
Senin, 09 Nov 2015 21:35 WIB
7 Tower Listrik Roboh, Beberapa Daerah Palangkaraya Mati Lampu
Palangkaraya - Pasca robohnya tujuh tower listrik di Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) akibat hantaman angin kencang Sabtu 7 November 2015, PLN langsung bergerak membangun tower darurat. Tower darurat dibangun disamping tower yang roboh.

Hal ini dimaksudkan agar pasokan listrik yang terhenti dari dari Kalimantan Selatan (Kalsel) ke Kalimantan Tengah (Kalteng) sebesar 40 Mega Watt (MW) kembali terhubung.

Plt. Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto mengatakan PLN mengerahkan tim khusus dari berbagai daerah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Jawa Barat untuk membangun tujuh tower darurat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang dalam waktu lima hari sejak saat ini, persoalan ini dapat segera beroperasi sementara, untuk menggantikan tower yang roboh. Hingga semalam, sebanyak 108 orang tim gabungan PLN mengerjakan tujuh tower darurat.

"PLN berharap dukungan masyarakat dan pihak terkait di Kecamatan Jekanraya Palangkaraya untuk turut memperlancar pelaksanaan pembangunan tower darurat. Kepada para pihak yang lahan atau tanamannya terkena pembangunan tower darurat mohon dapat mengizinkannya," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/11/2015)

Ia mengatakan pada saat pembangunan tower darurat berlangsung juga diharapkan masyarakat tidak beraktivitas terlalu banyak di bawah jaringan transmisi , mengingat toweremergency bersifat sementara dan jaraknya ke tanah lebih rendah dibandingtower aslinya.

Selain itu, PLN menghimbau kepada pelanggan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang sedang tidak terkena pemadaman listrik untuk mematikan dua buah lampu yang tidak digunakan.

Menurutnya hal ini sangat signifikan mengurangi kekurangan daya listrik yang terjadi akibat tower transmisi roboh. Saat ini beban puncak listrik di Kalimantan Tengah sebesar 95 MW. Sekitar 40-45 MW beban tersebut dipasok dari Kalimantan Selatan melalui jaringan transmisi Banjarmasin- Palangkaraya.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/11) malam mengakibatkan robohnya tujuh tower transmisi listrik di Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya. Ke tujuh tower tersebut yakni tower nomor 359, 360, 361, 362, 363, 364, dan 365.

"Robohnya 7 tower transmisi listrik ini menyebabkan beberapa daerah di Palangkaraya mengalami pemadaman listrik. Untuk itu PLN mohon maaf yang sebesar-besarnya atas pemadaman tersebut. Saat ini PLN sedang berusaha untuk segera mengatasi gangguan yang terjadi," katanya.



(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads