"Seluruh Indonesia sudah ada sekitar 300-an tim. Setiap tim terdiri dari 8-9 orang," ujar Kepala Divisi Pengembangan Regional PLN Jawa Bagian Tengah Dyananto, dalam keterangan persnya, Selasa (10/11/2015).
Tim ini adalah mereka yang akan melakukan perbaikan atau pemeliharaan tanpa memastikan aliran listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penghematannya bisa mencapai Rp 18 miliar," imbuhnya.
Bukan sembarangan orang, personel yang bergabung di tim ini tentu dibekali kemampuan-kemampuan khusus agar dapat bekerja di area bertegangan listrik.
Selain harus menjalani tes kesehatan setiap tahun, mereka juga memiliki sertifikat yang harus diperbarui setiap tiga tahun sekali.
"Ketika akan pengerjaan juga harus tes kesehatan dulu," tutur Dyananto.
Untuk membina profesionalisme PDKB dan kekompakan tim, PLN menggelar Konvensi PDKB di Yogyakarta pada 10-11 November 2015.
"Komvensi menjadi kebanggaan terutama untuk tim PDKB bisa sharing, kumpul bersama lintas wilayah," kata Dyananto.
(sip/ang)











































