Pertamina meminta semua pihak bersabar menunggu hasil rekomendasi hukum, seperti terkait nominal kerugian hingga oknum yang diduga terlibat dalam skandal Petral.
"Sabar sebentar, sama-sama ditindaklanjuti oleh ESDM dan Kementerian BUMN," kata VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, kepada detikFinance, Rabu (11/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas kami sudah tuntas melakukan audit forensik, kemudian tindaklanjut pemegang saham dan kementerian teknis. Bila ada temuan maka diteruskan ke aparat penegak hukum yang memiliki kompetensi," ujarnya.
Meski demikian, Pertamina siap membantu Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, hingga aparat penegak hukum bila hasil analisa hukum ditemukan pelanggaran.
"Kami tidak akan menutupi. Direksi dan karyawan komit membuka persoalan Petral," sebutnya.
(feb/dnl)











































