Menteri ESDM: Rantai Pasokan Migas Dunia Akan Temukan Keseimbangan Baru

Menteri ESDM: Rantai Pasokan Migas Dunia Akan Temukan Keseimbangan Baru

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2015 14:00 WIB
Menteri ESDM: Rantai Pasokan Migas Dunia Akan Temukan Keseimbangan Baru
Jakarta - Menteri ESDM, Sudirman Said hari ini menyelesaikan kunjungan kerjanya di Timur Tengah. Selama hampir sepekan, Sudirman berkeliling ke tiga negara, yaitu Qatar, Uni Emirat Arab, dan Saudi Arabia.

"Kunjungan kerja ini untuk mengonkretkan rencana kerjasama investasi yang telah dirintis pada waktu Presiden Jokowi berkunjung ke Timur Tengah bulan September lalu, " tutur staf khusus Menteri ESDM, Nizar Suhendra, kepada detikFinance, Kamis (12/11/2015).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kunjungan kerja ini, Sudirman juga diundang menjadi panelis di dua forum energi internasioonal, yaitu EMER6 di Doha, Qatar. Lalu AIDIPEC di Abu Dhabi, Uni Arab Emirates.

Dalam paparannya, Sudirman menawarkan perlunya mencari keseimbangan baru dalam tatanan pasar migas ke depan, sehubungan dengan berubahnya situasi permintaan dan penawaran akibat tekanan harga minyak dunia. "Pasar akan dibanjiri pasokan, teknologi baru akan bermunculan untuk energi baru, dan semua negara sedang bergerak untuk mencari solusi bagi ketahanan energinya," jelas Sudirman.



"Karena itu, yang terbaik adalah jika semua pihak secara transparan membuka diri, berdialog dalam suasana saling percaya untuk mencari solusi bersama," lanjut Sudirman.

"Dalam situasi sulit, ketika satu pihak mengambil manfaat terlalu banyak, pasti akan memancing reaksi pihak lain untik mengambil manfaat juga. Daripada saling merugikan lebih baik berdialog dan mencari pola kerjasama yang sustainable (berkesinambungan)," tutur Sudirman, dalam panel bersama Sekjen OPEC, Abdalla Salem el-Badri, Dan Menteri Energi UAE Suhail al-mazrouei.

Tren yang akan berlangsung ke depan adalah perlombaan meningkatkan efisiensi, antara kain dengan mengurangi peran middle man dalam mata rantai pasokan, dari hulu hingga ke hilir.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads