MRU ini berupa truk kontainer berisi Compressed Natural Gas (CNG) alias gas bumi bertekanan, yang dapat berpindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lain (mobile). Seperti halnya SPBG, MRU terdiri dari fasilitas compressor, gas storage, dan dispenser.
Dalam acara peresmian ini, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, IGN Wiratmaja Puja, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto,serta Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol, melakukan uji coba mobil yang menggunakan bahan bakar gas dari MRU ini dengan merek Envogas dan berkeliling di sekitar Lapangan Banteng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βDia menambahkan, pihaknya siap mendukung program konversi BBM ke BBG dengan membangun infrastruktur-infrastruktur seperti MRU untuk pengisian BBG. Menurutnya, penggunaan gas bumi untuk bahan bakar perlu lebih ditingkatkan karena harganya yang lebih murah ketimbang minyak bumi dan lebih ramah lingkungan.
"Pertamina percaya bahwa konversi dari BBM ke bahan bakar gas merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah yang harus ditempuh untuk mencapai Energy Mix 2025. Dalam kesempatan ini ijinkan kami menyampaikan bahwa Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara siap untuk membantu mewujudkan implementasi energy mix tersebut," tutupnya. Β
(rrd/rrd)











































