Penghematan tersebut didapat, atas langkah efisiensi yang dilakukan ISC dalam pengadaan impor minyak mentah dan BBM. Petral, mulai 13 Mei 2015 lalu dinyatakan dibubarkan oleh Pertamina. Saat ini prosesnya dalam tahap penghitungan aset dan piutang, kemudian dilaporkan ke otoritas Singapura dan Hong Kong tempat Petral berdomisili.
"Transformasi ini telah dimulai dan telah menghasilkan perubahan positif, di mana efisiensi hingga pekan terakhir November 2015 ini mencapai US$133 juta," kata Vice Presiden Corporate Communication, Pertamina, Wianda Pusponegoro, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk menjamin transparansi tersebut, ISC Pertamina juga menyajikan keterbukaan informasi pengadaan melalui situs resmi perusahaan," katanya.
(rrd/hen)











































