Pertamina dan PGN Diminta 'Berkorban' Demi Industri di Sumut

Pertamina dan PGN Diminta 'Berkorban' Demi Industri di Sumut

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 25 Nov 2015 15:05 WIB
Pertamina dan PGN Diminta Berkorban Demi Industri di Sumut
Foto: ilustrasi (Reuters)
Jakarta - Harga gas bumi di Sumatera Utara (Sumut) yang mencapai US$ 13-14/mmbtu sangat memberatkan industri di sana. Akibat mahalnya harga gas ini, biaya produksi menjadi tidak efisien, daya saing industri pun melemah.

Untuk membantu dunia usaha, Kementerian ESDM menargetkan harga gas di Sumut bisa turun sampai US$ 2,5/mmbtu mulai Januari 2016. Tapi, agar penurunan harga gas bisa mencapai US$ 2,5/mmbtu, semua pihak mulai dari pemerintah hingga BUMN seperti PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) harus 'berkorban'.

Dirjen Migas Kementerian ESDM, Wiratmaja Puja, meminta Pertamina menurunkan toll fee untuk pipa transmisi Arun-Belawan, dan PGN diminta menurunkan biaya distribusi gas. Diharapkan kedua BUMN tersebut bisa menurunkan toll fee dan biaya distribusi sebelum 10 Desember 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait harga gas di Sumut yang cukup tinggi, kita terus bergerak untuk bisa menurunkan. Kira-kira bisa turun sampai US$ 2,5/mmbtu. Diharapkan 10 Desember ini bisa mulai turun dari biaya distribusi PGN dan toll fee Pertamina," kata Wirat dalam konferensi pers di Kantor Ditjen Migas, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

โ€ŽToll fee untuk pipa gas Arun-Belawan sebesar US$ 2,53/mscfd (juta kaki kubik per hari) diharapkan bisa turun US$ 0,89/mscfd. Lalu biaya distribusi yang ditetapkan PGN sebesar US$ 1,6/mmbtu juga akan diturunkan. "Ini kalau kita mix (gabungkan) dengan penurunan harga gas di hulu turunnya sekitar US$ 2,5/mmbtu," tukas Wirat.
โ€Ž
Selain dari biaya distribusi PGN dan toll fee Pertamina, pemerintah juga berkorban dengan menurunkan harga gas di hulu mulai Januari 2016. Penurunan ini didapat dengan mengurangi pendapatan negara (government take) di hulu.โ€Ž

"Di Sumut itu ada yang kontrak hulunya di atas US$ 6/mmbtu. Nanti diberi stimulus supaya harga gasnya turun. โ€ŽAwal Januari bisa turun government take-nya," paparnya.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads