ESDM Senang Bila PGN dan Pertagas Merger

ESDM Senang Bila PGN dan Pertagas Merger

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 25 Nov 2015 16:18 WIB
ESDM Senang Bila PGN dan Pertagas Merger
Jakarta - Kementerian ESDM menyambut baik keinginan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menggabungkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas). Sebab, kedua perusahaan milik negara yang bergerak di bidang usaha hilir gas bumi ini kerap saling sikut.

Dirjen Migas Kementerian ESDM, Wiratmaja Puja, berpendapat bahwa merger PGN dan Pertagas akan membuat tata kelola gas menjadi lebih baik.

"Kalau 2 BUMN ini bergabung maka akan sangat membantu tata kelola gas. Tapi alternatifnya masih terus berkembang," kata Wiratmaja dalam konferensi pers di Kantornya, Plaza Centris, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merger PGN dan Pertagas juga sejalan dengan rencana Kementerian ESDM untuk ‎membentuk agregator gas alias semacam Bulog untuk gas bumi. Agregator ini akan membeli semua gas bumi dari sumber-sumbernya di seluruh Indonesia, dan menjualnya dengan harga yang sama ke seluruh Indonesia.

Jika PGN dan Pertagas dimerger, maka perusahaan hasil merger keduanya otomatis menjadi satu-satunya calon agregator gas di Indonesia. "Dengan adanya merger, itu akan memudahkan pembentukan agregator gas nasional," tukasnya.

‎Sebagai informasi, Presiden Jokowi memberikan arahan agar PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan anak usaha PT Pertamina (Persero), yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) bisa bersinergi agar tak saling berkompetisi dalam bisnis distribusi gas.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads