Maka dari itu, kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, Pemerintah tidak tahu berapa persen saham Newmont yang akan dibeli oleh Arifin, begitu juga lewat perusahaan mana pembelian akan dilakukan.
"Saya nggak tahu berapa persen. Itu kan urusan business to business. Nanti kalau seluruh aspek regulasi dipenuhi ya (diumumkan), kami (pemerintah) nggak boleh ikut campur," kata Sudirman, ditemui di kantor Dirjen Listrik, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komposisi pemegang saham Newmont:
- Nusa Tenggara Partnership B.V (NTP) 56% (asing)
- PT Multi Daerah Bersaing (MDB) 24% (BUMD Pemda NTB dan Grup Bakrie)
- PT Pukuafu Indah 17,8%
- PT Indonesia Masbaga Investama 2,2%
"Tentu soal detail. Itu urusan business to business. Tugas kita mengawal agar aturan dipenuhi. Menurut saya nggak ada yang luar biasa," kata Sudirman.
(ang/dnl)











































