"Baik Newmont dan pemegang saham baru sudah berkomunikasi dengan Kementerian ESDM. Memang mereka harus komunikasi," kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, di kantor Dirjen Listrik, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).
Sudirman mengaku, pemerintah belum dapat detil dari akuisisi tersebut karena transaksinya murni bisnis alias business to business (B to B).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman mengatakan, Arifin sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah beberapa bulan lalu. "Sekitar 3-4 bulan lalu," ujarnya.
Pemerintah, kata Sudirman, tidak tahu berapa persen saham Newmont yang akan dibeli oleh Arifin, begitu juga lewat perusahaan mana pembelian akan dilakukan. Namun Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sempat memberi bocoran.
(ang/dnl)











































