Mulai pukul 17.30, hampir semua daerah, tingkat konsumsi listriknya meningkat. Banyak masyarakat menghidupkan lampu, tv, air conditioner (AC) dan barang-barang elektronik lainnya, sehingga jumlah pasokan listrik yang ada tak mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Teman-teman kami (pegawai PLN) di daerah terutama yang daerah defisit listrik seperti di Ambon pukul 17.30 mereka sudah jantungan. Di Papua kalau pukul 17.30-18.00 itu jantungan sampai pukul 20.30. Karena di situ beban naik tinggi, takutnya ada mesin yang terganggu," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, saat jumpa pers di Kantor PLN pusat, Jalan Trunojoyo, Blok M, Jakarta, Selasa (1/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nggak suka pemadaman, itu tantangan bagi kami. Pembangkit yang ada kami upayakan semaksimal mungkin, supaya potensi gangguan atau pemadaman listrik bisa kami kurangi," tutup Benny.
(rrd/hen)











































