Dijadwalkan pertemuan berlangsung pukul 11.00 WIB. Turut hadir dalam pertemuan adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, βdan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.
Materi pembahasannya adalah terkait percepatan pembangunan infrastruktur di masingβ-masing bidang. Pertamina dalam kaitannya membangun kilang dan storage dan PLN terkait dengan proyek pembangunan 35.000 megawatt (MW).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pramono, pentingnya kedua infrastruktur ini seiring dengan kebutuhan masyarakat yang juga semakin tinggi. Dari sisi lain, banyak investor yang juga berminat menanamkan modalnya dalam pembangunan tersebut.
"Kenapa dilakukan? karena terahir bangun (kilang) di Balongan, kenapa salama ini nggak dibangun, karena ada yang mendesain minyak kita nggak efisien. Makanya pemerintah komitmen bangun itu," paparnya.
Hal yang senada juga diungkapkan Dwi Soetjipto. Kilang adalah salah satu prioritas untuk dibangun, agar mampu efisienkan pengelolaan minyak di Indonesia.
"Saya kira mungkin nanti ada penekanan bagaimana percepatan pembangunan kilang pertamina, barangkali bagaimana pengamanan supply dan harga yang terjangkau," kata Dwi pasa kesempatan yang sama.
(mkl/rrd)











































