Bos Pertamina Laporkan Proyek Kilang Rp 548 Triliun ke Jokowi

Bos Pertamina Laporkan Proyek Kilang Rp 548 Triliun ke Jokowi

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 03 Des 2015 17:15 WIB
Bos Pertamina Laporkan Proyek Kilang Rp 548 Triliun ke Jokowi
Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas percepatan pembangunan kilang di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Dwi sekaligus melaporkan proyek kilang bernilai total US$ 40 miliar atau setara Rp 548 triliun (kurs Rp 13.700).

Dwi memaparkan, proyek tersebut berlokasi di Cilacap dengan nilai investasi US$ 5,5 miliar, di Balikpapan senilai US$ 5,5 miliar, Balongan dan Dumai senilai sekitar 4 hingga US$ 4,5 miliar. Sedangkan dua kilang baru tersebut berada di Tubang dan Bontang masing-masing senilai US$ 10 miliar.

"Total kira-kira US$ 35-40 miliar, itu untuk keseluruhan. Bapak Presiden tadi mengharapkan seluruh RDMP yang 4 RDMP dan kemudian 2 kilang baru bisa betul-betul jalan," kata Dwi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk keempat RDMP, Dwi menuturkan peningkatan kapasitasnya cukup beragam. Namun secara total di 2025, kapasitas kilang akan mencapai 1,4 juta barel per hari. Sedangkan untuk kedua kilang baru yaitu Tuban dan Bontang, berkapasitas masing-masing 300 ribu barel per hari.

"Nanti begitu semuanya selesai menjadi (kapasitas kilang) di atas 2 juta barel per hari," imbuhnya.

Dwi menuturkan, banyak invetor yang terlibat menggarap proyek tersebut. Khususnya investor asing, mulai yang berasal dari Arab Saudi, Kuwait, Rusia hingga Jepang. Namun yang sudah menuju kepastian adalah Saudi Aramco untuk proyek di Bontang.

"Sekarang masih dalam proses, kita targetkan Februari sudah bisa dapat," tegas Dwi.

Presiden Jokowi meminta agar 2019 mendatang sudah ada kilang yang bisa dioperasikan. Dwi memperkirakan dua kilang terbaru memenuhi target dari Presiden tersebut.

"Itu kilang baru yang Tuban, kemudian sama kilang kilang baru yang di Bontang," tukasnya.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads