Jokowi Siapkan 2 Aturan Agar Masyarakat Pakai Gas Bumi

Jokowi Siapkan 2 Aturan Agar Masyarakat Pakai Gas Bumi

Lani Pudjiastuti - detikFinance
Selasa, 08 Des 2015 13:08 WIB
Jokowi Siapkan 2 Aturan Agar Masyarakat Pakai Gas Bumi
Jakarta - Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan aturan baru terkait jaringan gas dan harga gas bumi. Kedua aturan ini, akan memudahkan masyarakat memasak dengan biaya murah menggunakan gas bumi.

Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, di acara Luncheon Talk, di Pullman Hotel, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2015).

"Ada 2 aturan yang harus segera tersebut. Dua aturan ini diminta Presiden segera terbit bulan ini," kata Wiratmaja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wiratmaja mengatakan, aturan pertama terkait regulasi tata kelola gas bumi.

"Presiden minta akhir bulan ini harus segera terbit. Presiden minta industri gas harus menjadi energi primer," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam regulasi pertama ini, menyangkut pembangunan jaringan distribusi gas untuk rumah tangga, yang menjadi program prioritas pemerintah dengan tujuan diversifikasi energi, mengurangi subsidi elpiji yang terus meningkat setiap tahun, hingga penyediaan gas bumi sebagai energi bersih dan murah.

"Dengan gas bumi, masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar yang lebih bersih, aman, praktis, dan murah. Program ini kelanjutan dari program konversi minyak tanah ke elpiji, sekarang elpiji ke gas bumi," jelasnya.

Wiratmaja menambahkan, regulasi kedua dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) tentang harga gas bumi, yang ditargetkan terbit paling lambat akhir tahun ini.

"Perpres harga gas, Presiden meminta bulan ini terbit. Harga gas ini terkait paket stimulus ketiga yang aturannya harus terbit sebelum 1 Januari 2016. Kami minta masukan agar sebelum aturan ini terbit bisa matang baru dipublikasikan. Harus kerja sama dan sinergi dengan parlemen (DPR) juga, jadi masih butuh waktu," tambahnya.

Dengan kedua aturan ini, kata Wirat, akan mempermudah masyarakat mendapatkan energi bersih, murah, dan aman untuk memasak dan bahan bakar usaha.

"Tantangannya memang cukup banyak. Tapi dengan dua aturan ini bisa mempercepat program konversi elpiji ke gas bumi," tutup Wiratmaja.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads