Kapal-kapal pembangkit listrik ini akan disebar ke wilayah-wilayah krisis listrik seperti Amurang, Belawan, Lombok, Kupang dan Ambon. Satu dari 5 kapal sudah ada di Tanjung Priok, akan dikirim ke Amurang, Minahasa, Sulawesi Utara. Sisa kapal sewa ini akan tiba 6 bulan ke depan.
Setelah itu, kapal-kapal selanjutnya akan dibuat di Indonesia. Presiden Jokowi sudah bertemu dengan Presiden Erdogan, dan pemilik perusahaan kapal Karadeniz Powership Zeynep Sultan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi berharap, ke depan proses pembuatan kapal ini bisa melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Saat ini Indonesia sudah punya BUMN pembuat kapal yaitu PT PAL.
"Mungkin join dengan BUMN dan swasta," katanya.
(mkl/hen)











































