Kapal ini akan berlayar selama 7 hari. Saat bersandar di Amurang, kapal pembangkit berkapasitas 120 megawatt (mw) ini belum bisa beroperasi.
Kapal ini baru beroperasi mengaliri listrik pada transmisi di Sulawesi Utara dan Gorontalo pada 23 Desember 2015. Artinya, warga Sulut dan Gorontalo bisa bebas byar pet sebelum Natal 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal ini merupakan rangkaian dari 5 unit kapal pembangkit yang disewa PLN untuk mengatasi defisit listrik. Kapal pertama memang sengaja dikirim ke Amurang karena daerah Sulut dan Gorontalo mengalami defisit listrik sekitar 60 mw. Di sana, hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik.
"Karena defisit di sana yang paling besar," tambahnya.
(feb/ang)











































