Pulau Madura dikelilingi proyek pengeboran ladang-ladang gas bumi seperti di ujung timur Kabupaten Sumenep. Sayangnya, gas bumi yang dihasilkan pulau ini hanya 'numpang lewat' untuk dikirim ke daerah lain seperti Gresik, Jawa Timur.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja mendapat curhatan tersebut langsung dari dua bupati dari Pulau Madura, yang berkunjung ke kantornya pekan lalu.
"Seminggu lalu Bupati Sumenep dan Sampang datang ke kantor saya. Madura dikelilingi eksplorasi gas tapi pipa-pipanya nggak ada yang mampir. Semua ke Gresik atau ke Jatim," ungkap Wiratmaja, ditemui usai acara Launcheon Talk, di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, pemerintah menargetkan sampai tahun 2019 pemerintah akan membangun jaringan pipa gas hingga sepanjang 6.700 km. Target tersebut pun bukan tanpa tantangan.
"Sampai 2019 targetnya jaringan pipa bertambah dari 3.600 km jadi 6.700 km. Tantangan luar biasa. Infrastruktur gas bumi yang existing banyak yang belum nyambung di Jawa," ujarnya.
Pejabat kelahiran Bali ini pun mengeluhkan hal yang sama mengenai jaringan pipa gas yang belum tersambung sama sekali.
"Butuh investor, termasuk di Bali. Saya dari Bali tapi masa belum tersambung jaringan pipa gas. Sumatera juga belum tersambung," tuturnya.
(rrd/rrd)











































