Pertamina, kata Rini, memiliki 128 anak sampai cucu usaha. Saat diteliti lebih dalam, lini bisnis anak dan cucu usaha BUMN energi itu memiliki kesamaan dengan BUMN lainnya.
"Sekarang BUMN ada 119. Dilihat turunannya ada 700 perusahaan, salah satu kaget melihat Pertamina punya 128 anak dan cucu perusahaan. Saya sangat kaget apa yang dipunyai Pertamina, BUMN lain punya," kata Rini Saat menutup acara Forum BUMN di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memperkuat BUMN melalui sinergi. Dengan sinergi, kita mampu turunkan cost," sebutnya.
Salah satu perusahaan yang disarankan untuk bersinergi bahkan bisa merger untuk aktivitas bisnis ialah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan anak usaha PT Pertamina, PT Pertagas. Kedua BUMN itu memiliki unit bisnis serupa di industri gas.
Namun pada praktiknya, kedua perusahaan tersebut saling bersaing. Contohnya, PGN dan Pertagas bisa membangun jaringan pipa gas di lokasi yang sama, padahal keduanya bisa bersinergi tanpa keduanya harus membangun masing-masing infrastruktur.
"Tekankan terus, Pertagas dan PGN harus jadi satu. Kata-kata perusahaan jadi satu, bukan berarti merger. Tapi jangan sampai, Pertagas bangun pipa gas, di sebelahnya yakni PGN bangun di jalur sama, padahal mereka saudara. Buat apa double investment," terangnya.
(feb/ang)











































