"Kalau kita melihat misalnya satu bulan sudah ada profit. Tapi kalau kita tarif dasar perhitungannya tiga bulan kita masih sedikit minus. Kalau hitungannya 6 bulan sebelumnya tambah minus lagi," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, ditemui di acara Forum BUMN di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (10/12/2015).
Dwi mengakui, saat ini harga minyak dan dolar mengalami tren penurunan. Sehingga kemungkinan akan ada penyesuaian harga premium yang akan dilakukan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Pertamina sudah menurunkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax series Rp 100/liter, sedangkan Pertalite turun Rp 50/liter.
"Ya nanti kalau trennya harga minyak turun lagi ya kita turunin. Tergantung tren minyak dunia," tutup Dwi.
(rrd/hen)











































