Dwi melanjutkan, dirinya senang beberapa produk non subsidi Pertamina, bisa membuka pasar baru dan laris manis terjual.
"Sesuai dengan arahan Bu Menteri (Rini Soemarno) untuk perkuat ritel dari penjualan produk yang bersubsidi, sekarang malah tinggal sedikit yang subsdi. Dengan non subsidi, akan laku keras di pasar. Arahan Bu Menteri agar terus perkuat pasar ritel," kata Dwi, di acara peresmian pabrik pelumas Pertamina di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan yang sama, Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan, struktur bisnis produk non subsidi Pertamina sangat terlihat kemajuannya dalam setahun terakhir. Sekarang semakin sedikit subsidi dari pemerintah yang diberikan ke Pertamina," jelas Rini.
Rini bahkan mengklaim, produk non subsidi besutan Pertamina saat ini sudah bisa dikatakan sebagai merek global.
"Berarti memang produk-produknya sudah bisa berkompetisi secara terbuka di pasar. Bahwa Pertamina mampu menjadi perusahaan yang kita banggakan dan dapat berkompetisi secara global," pungkasnya.
(rrd/rrd)











































