Bangun Pabrik Feronikel, Antam Dapat Pinjaman Rp 1,3 T dari Maybank

Bangun Pabrik Feronikel, Antam Dapat Pinjaman Rp 1,3 T dari Maybank

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 18 Des 2015 18:10 WIB
Bangun Pabrik Feronikel, Antam Dapat Pinjaman Rp 1,3 T dari Maybank
Jakarta - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) dan PT Antam Tbk (ANTM) menjalin kemitraan strategis melalui pemberian dukungan fasilitas pembiayaan investasi syariah senilai US$ 100 juta, atau setara Rp 1,3 triliun.

Kemitraan strategis secara simbolis dilakukan Direktur Utama ANTAM Tedy Badrujaman dan Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria, di Kantor Pusat ANTAM, TB Simatupang, Jakarta, Jumat (17/12/2015).

Fasilitas pembiayaan akan digunakan ANTAM untuk mendukung pendanaan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomala (P3FP), yang berlokasi di Pomala, Sulawesi Tenggara, serta untuk general capital expenditure and corporate purposes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perluasan pabrik di Pomala bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi feronikel dari 18.000-20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) menjadi 27.000-30.000 TNi.

Selain itu, P3FP juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pabrik feronikel Pomala termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan kapasitas 2 x 30 megawatt (MW).

Fasilitas pembiayaan Maybank Indonesia berdasarkan skema Syariah Musyarakah ini berjangka waktu sampai 10 tahun, dengan pembayaran bagi hasil setiap 3 (tiga) bulan menurut rasio bagi hasil yang telah disepakati.

Dengan perolehan pendanaan dari Maybank Indonesia, maka seluruh pendanaan yang dibutuhkan untuk P3FP telah tercukupi. Sampai dengan akhir November 2015, EPC progress P3FP sudah mencapai 98,36%.

"Kemitraan strategis dengan ANTAM selaras dengan strategi Maybank Indonesia untuk mendukung BUMN strategis dan top tier client di Indonesia. Lebih lanjut, penyediaan fasilitas pembiayaan berdasarkan Syariah ini juga sejalan dengan strategi Syariah First, yang memberikan pilihan fasilitas Syariah kepada mitra nasabah dalam mendukung ekspansi bisnis, khususnya kepada ANTAM, sebagai salah satu BUMN terkemuka yang bergerak di bidang pertambangan," kata Taswin.

Tedy menambahkan, perolehan fasilitas pembiayaan dari Maybank Indonesia dengan term yang sangat baik dan didasarkan pada prinsip Syariah menunjukkan bahwa posisi ANTAM masih tetap solid di mata industri perbankan.

Melalui fasilitas pembiayaan Syariah ini juga berarti ANTAM memiliki tambahan sumber pendanaan di luar jenis pinjaman yang sudah ada saat ini.

Kemitraan strategis antara Maybank Indonesia dan ANTAM dalam bentuk fasilitas pembiayaan investasi Syariah merefleksikan kepercayaan industri perbankan terhadap ANTAM di tengah volatilitas harga komoditas.

"Perolehan pembiayaan tersebut juga menunjukkan dukungan positif dari perbankan kepada ANTAM di tengah kondisi industri pertambangan yang tengah menghadapi berbagai tantangan," ujar Tedy.

(drk/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads