"Geothermal terbesar ada di Indonesia. Tapi yang menguasai teknologi Selandia Baru. Sedih!" ujar Dwi di pembukaan Gebyar energi Pertamina di atrium Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, Jumat (18/12/2015).
"Ke mana profesor-profesor UGM, ITB, maupun lembaga-lembaga riset lainnya?" imbuh Dwi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sisanya belum termanfaatkan," tuturnya.
Dwi mengundang segala pihak termasuk perguruan tinggi dan masyarakat praktisi untuk menyampaikan ide energi baru dan terbarukan kepada Pertamina.
"Kami undang perguruan tinggi. Ayo bersama untuk membangun energi baru," kata Dwi.
(sip/ang)











































