Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan Biantoro mengungkapkan, kegiatan di hulu migas seperti survei dan pemboran tak lagi ekonomis dengan harga minyak saat ini yang berada di level US$ 38 per barel. Sejumlah K3S sudah menyatakan tak sanggup meneruskan kegiatan di hulu sesuai rencana.
"Karena masalah harga minyak turun terus, hitungan keekonomian proyek menjadi berbeda, tidak sesuai rencana awal, tentunya dengan pengaruh aspek lain," ujar Elan di acara Media Gathering SKK Migas, di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (20/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua turun kecuali yang hampir mendekati target adalah perawatan sumur. Kalau program perawatan sumur masih banyak angkanya karena ini masuk ke opex (operation expenditure), bukan capex. Karena kalau tidak, declining (penurunan produksi) kita akan terus tajam turunnya," tutupnya.
(drk/drk)











































