Menko Perekonomian Darmin Nasution mengakui, kondisi hari ini tidak begitu menjanjikan di sektor minyak. Namun untuk pembangunan kilang adalah persoalan investasi besar yang tentunya membutuhkan pertimbangan jangka panjang.
"Ini kan investasi besar dan jangka panjang. Orang tidak akan mengambil keputusan dengan situasi tahun ini dalam persoalan bisnis jangka panjang, orang berhitung 10-20-30 tahun ke depan," ungkapnya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (21/12/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi justru bisa juga sebalikanya. Begini ceritanya, ada beberapa negara penghasil crude oil tiba-tiba sekarang nggak ada pasar, karena harganya sedang turun. Kalau dia sekalian bangun dan dia kirim terus kesitu, dia untung dua kali," papar Darmin.
Sehingga Darmin cukup optimis kilang menjadi salah satu infrastruktur yang menarik bagi para investor asing.
"Jadi bahwa tidak seperti yang dipikirkan selalu bisnis itu. Bisnis itu justru kebingungan, ini saya juga kemana ini lama-lama. Lebih baik saya investasi," tukasnya.
(mkl/rrd)











































