688 Keluarga Rusun Bidara China Pakai Gas Bumi Sejak 1996

Memanfaatkan Gas Bumi

688 Keluarga Rusun Bidara China Pakai Gas Bumi Sejak 1996

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 23 Des 2015 13:45 WIB
688 Keluarga Rusun Bidara China Pakai Gas Bumi Sejak 1996
Jakarta - Sejak tahun 1996 Warga Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina, Cawang, Jakarta Timur, telah menikmati sumber energi alternatif hemat biaya gas bumi yang disalurkan oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

detikFinance sempat menyambangi lokasi rusun yang beralamat lengkap di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Bidara Cina Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timurβ€Ž.

Sepintas tak ada yang istimewa dari rumah susun ini. Namun bila diperhatikan lebih dekat, terdapat pipa-pipa warna kuning dilengkapi dengan meteran yang terpasang menembus dinding-dinding rumah susun, yang mulai dibangun pada tahun 1994 tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pipa tersebut adalah pipa jaringan gas alam yang dikelola PGN untuk mengalirkan Gas Bumi ke masing-masing rumah dari yang berlokasi di lantai dasar hingga lantai paling atas.

Berbagai manfaat pun telah dirasakan oleh sekitar 688 keluarga yang tinggal di komplek rusun 5 lantai tersebut. Bukan hanya harganya yang murah, tapi juga cara pemanfaatannya yang tergolong sederhana dibanding menggunakan sumber energi lainnya.

Berkat pipa-pipa ini, warga bisa menikmati gas bumi 24 jam nonstop untuk berbagai keperluan khususnya memasak. Mereka tidak khawatir kompor-kompor di rumah mereka mati karena kehabisan gas dan tak perlu repot menggotong tabung saat kehabisan gas untuk memasak.

Menikmati layanan tersebut, warga hanya dikenakan biaya Rp 30.000 untuk setiap penggunaan 10 meter kubik perbulan.

"Kalau untuk masak sehari-hari 10 meter kubik itu sudah lebih dari cukup. Paling kalau ada kelebihan kita tinggal bayar per meter kubik itu pun rendah sekali," ujar Buce, seorang warga yang ditemui detikFinance, Senin (21/12/2015).

Ia berharap, penggunaan gas bumi di lokasi ini bisa menjadi model atau percontohan bagi kawasan lainnya. "Semoga lebih banyak lagi yang pakai, kan sejalan dengan program pemerintah juga," pungkas dia.

(dna/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads