Menko Perekonomian, Darmin Nasution menegaskan, hal tersebut merupakan kejelasan terhadap publik. Saat kedua indikator mendukung harga BBM lebih rendah, maka langsung dieksekusi oleh pemerintah.
"Ini kejelasan pemerintah, kalau harga keekonomian turun pemerintah akan menurunkan harga BBM-nya," kata Darmin, di kantornya, Jakarta, Rabu (23/12/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perubahan jadi hal yang rutin saja, tidak membuat pengertian ini sulit dan diperdebatkan, sudah saja hitung-hitungannya teknis saja, berapa harga crude (minyak mentah), kurs, berapa yang mesti diimpor, berapa yang dihasilkan sendiri, keluar angkanya," terang Darmin.
Darmin menambahkan, perubahan ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap daya beli masyarakat. Khususnya solar, sebab konsumsinya terkait dengan angkutan umum dan industri. Meski harus dihitung kembali porsi inflasinya secara tahunan.
"Premium kan tidak banyak dampaknya, tapi dari solar dampaknya lebih besar turunnya dan dipakai untuk ungkutan umum dan industri," tegasnya.
(mkl/dnl)











































