Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, perubahan kepemimpinan di perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu akan membawa cara kerja baru.
"Itu keputusan internal koorporasi mereka. Pemerintah tidak bisa ikut campur, tapi saya selalu menyambut baik menyambut positif setiap perubahan," kata Sudirman usai rapat soal Blok Masela di Kantor Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komplek Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apakah akan ada pengaruhnya terhadap operasional Freeport di Indonesia dan rencana perpanjangan kontraknya?
"Tidak tahu. Dia saja belum datang," kata Sudirman.
Setelah lengser dari jabatan komisaris utama, Jim Bob akan berperan sebagai konsultan Freeport, terutama untuk operasional di Indonesia. Pria berumur 77 tahun itu akan mendapat bayaran US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 20 miliar per tahun sebagai konsultan Freeport.
Jim Bob awalnya menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Freeport-McMoRan mulai dari 1995 sampai 2003. Selanjutnya ia jadi Executive Chairman sampai lengser di penghujung 2015
Jim Bob merupakan salah satu pendiri McMoRan Oil & Gas Co di 1969. Perusahaan yang ia dirikan itu merger dengan Freeport Minerals Co di 1981.
Setelah perusahaan hasil merger itu berubah nama menjadi Freeport-McMoRan, Jim Bob pun pegang beberapa posisi penting di Freeport-McMoRan sejak 1984, mulai dari komisaris utama hingga Presiden Direktur.
(ang/drk)











































