"Dari sisi daya beli khususnya nanti ketika tanggal 5 Januari ada penyesuaian harga BBM, itu akan baik sekali," ujarnya saat ditemui usai Pembukaan Perdagangan Perdana Saham, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/1/2016).
Agus menyebutkan, inflasi di tahun ini diperkirakan akan berada di level 4 plus minus 1%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menambahkan, selain inflasi yang terkendali, pembangunan infrastruktur juga akan menyumbang perbaikan ekonomi di tahun ini.
"Seperti apa yang disampaikan Pak Presiden (Joko Widodo), kementerian-kementerian khususnya kementerian pengembangan infrastruktur itu sudah melakukan tender, untuk melakukan realisasi anggaran 2016. Kita harapkan di awal 2016 sudah akan ada realisasi anggaran pemerintah," terang dia.
Meski optimis di tahun ini perekonomian akan lebih baik, namun Agus mewaspadai adanya tekanan ekonomi global seperti penurunan harga minyak.
"Tapi di 2016 kita perlu waspada karena harga minyak dan komoditi terus ada tekanan. Harga minyak rendah membuat harga komoditi turun," kata Agus.
(drk/rrd)











































