Jualan Premium, Pertamina Rugi Rp 6,3 T di 2015

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 04 Jan 2016 19:50 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyatakan sepanjang 2015 telah mengalami kerugian sebesar Rp 6,3 triliun dari penjualan premium di wilayah luar Jawa-Madura-Bali (Jamali) atau premium penugasan pemerintah.

Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang mengungkapkan, kerugian perseroan tersebut berasal dari kerugian penjualan premium luar wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

"Luar Jamali saja Rp 6,3 triliun. Itu baru premium," ujar Bambang, ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2016).

Bambang menjelaskan, kerugian berasal dari hitungan opportunity losses dari penjualan bensin ber-oktan 88 itu di wilayah Jamali.

"Jadi rugi itu ada dua. Satu, opportunity losses, satunya lagi benar-benar losses. Kalau losses bener, itu hitungannya US$ 149 juta (Rp 2,7 triliun), itu premium aja. Kalau opportunity losses Rp 6,3 triliun," terangnya.

(rrd/rrd)