Percepat Proyek Listrik, Bank BUMN Diminta Bantu PLN

Percepat Proyek Listrik, Bank BUMN Diminta Bantu PLN

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2016 19:47 WIB
Percepat Proyek Listrik, Bank BUMN Diminta Bantu PLN
Jakarta - Pemerintah menginginkan perbankan, terutama bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), membantu PT PLN dalam membiayai proyek kelistrikan. Misalnya, pembangkit listrik, transmisi, dan gardu, serta proyek kelistrikan lainnya.

"Jadi sedang diidentifikasi potensi perbankan Indonesia untuk membiayai proyek listrik. Harus berusaha keras supaya pendanaan nasional optimum dan bisa didanai maksimal oleh perbankan, dan juga membuka diri pada tawaran-tawaran dari lembaga keuangan," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Tahun ini, kata Sudirman, dana yang dibutuhkan PLN mencapai Rp 97 triliun. Sampai sekarang, sudah hampir keseluruhan terpenuhi, baik dari kas perusahaan maupun pendanaan perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"2016 cukup aman karena tadi PLN menghitung butuh Rp 97 triliun dan hampir 2/3 sudah di secure oleh, baik equity mereka maupun perbankan," terangnya.

Masalah pendaaan untuk proyek listrik PLN ini menjadi pembahasan pada rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Rakor ini diikuti Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan.

Rini menambahkan, rapat yang berlangsung 2 jam tadi adalah untuk menindaklanjuti keinginan Presiden Joko Widodo mempercepat proyek listrik, termasuk dari sisi pendanaan.

"Paling utama untuk PLN sendiri karena invetasi PLN di tahun ini bukan pembangkit saja tetapi untuk transmisi dan gardu. Semua dari kementerian tadi, Pak Sofyan (Dirut PLN) sudah memaparkan bahwa saya kira pendaannya sudah bisa dapat tersedia pada tahun ini kira-kira Rp 76 triliun," kata Rini pada kesempatan yang sama.

(mkl/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads