Lalu, bagaimana respon maskapai terhadap keputusan Pertamina tersebut? Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Tengku Burhanuddin mengatakan saat ini harga avtur di Bandara Soetta memang turun, Namun tidak terjadi di bandara lainnya di Indonesia.
"Avtur Cengkareng turun 5% dibanding Singapura yang tadinya beda 12%. Namun, di luar Cengkareng naik," ujar Burhanuddin kepada detikFinance, Sabtu (9/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya semua maskapai maunya harga avtur turun," tutur Burhanuddin.
Menurunnya harga minyak dunia pada awal 2016 ini mencapai dibawah US$40/barel, juga berdampak pada penurunan Harga Jual Avtur di Bandara Soetta, Cengkareng. Harga Avtur dalam rupiah untuk Periode I Januari 2016 pada Bandara Soekarno Hatta (CGK) turun Rp 200/liter menjadi Rp 5660/liter dari sebelumnya 5860/liter. Harga tersebut belum termasuk PPN 10% dan PPh 0.3%.
"Sebagai bentuk penyesuaian terhadap tren penurunan harga minyak, Pertamina menetapkan Harga Jual Avtur (Posting Airfield Price/ PAP) yang baru untuk periode 1-14 Januari 2016," ujar Yudy Nugraha, Area Manager Communication & Relations JBB Marketing Operation Region III PT. Pertamina (Persero) dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/1/2016).
(hns/hns)











































