Kondisi makin menyakitkan bagi negara yang pendapatannya mengandalkan minyak, dan juga perusahaan-perusahaan minyak besar.
Melimpahnya pasokan, dan melemahnya permintaan minyak dari China membuat harga minyak mentah jatuh. China merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Reuters, Rabu (13/1/2016), minyak WTI menyentuh US$ 29,93/barel, atau yang terendah sejak Desember 2003. Ini terjadi pada Selasa waktu AS, atau Rabu dini hari tadi.
Murahnya harga minyak akan menguntungkan masyarakat, karena harga bensin akan makin murah. Meski produsen minyak mengalami rugi besar.
(dnl/dnl)











































