PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) hingga akhir tahun lalu sudah membangun dan mengoperasikan lebih dari 6.470 kilometer (km) pipa gas bumi. Sebagian besar pipa yang dibangun statusnya open access alias dapat dimanfaatkan bersama.
"Dari 6.470 km pipa gas yang dibangun dan dioperasikan PGN, sekitar 2.400 km merupakan pipa open access yang bisa dimanfaatkan bersama," kata Head of Corporate Communication PGN, Irwan Andri Atmanto, di Jakarta, Rabu (13/1/2016).
Irwan mengatakan, sisanya lebih dari 4.000 km merupakan pipa distribusi yang memasok gas bumi langsung ke konsumen, seperti ke rumah tangga, industri, komersial (pusat belanja, hotel, rumah sakit), Usaha Kecil Menengah (UKM), hingga pembangkit listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada perusahaan di Indonesia yang memiliki pipa gas open access sepanjang yang dimiliki PGN. Apalagi 6.470 km lebih pipa yang dibangun dan dioperasikan PGN saat ini, merupakan 76% dari seluruh pipa gas bumi di Indonesia," ungkap Irwan.
Berikut Rincian Pipa Gas yang dimiliki PGN
Wilayah Distribusi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Palembang: 2.707 km
Wilayah Distribusi Jawa Timur dan Tengah: 785 km
Wilayah Distribusi Sumatera Utara, Kepulauan Riau dan Riau: 761 km
Transmisi GrissikβDuri: 536 km
Transmisi GrissikβBatamβSingapura : 470 km
Transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) : 1.004 km
Transmisi Kalija I: 207 km (hns/hns)











































