Lewat pencabutan sanksi ini, berarti Iran bisa kembali menjadi pengekspor minyak dunia. Iran telah siap untuk meningkatkan angka ekspor minyaknya sebesar 500 ribu barel/hari. Ini bakal membuat pasokan minyak makin melimpah di pasar, sementara permintaan tidak naik.
Dilansir dari Reuters, (18/1/2016), harga minyak jenis Brent untuk pengiriman Maret 2016 turun US$ 1,14/barel menjadi US$ 27,8/barel. Sempat menyentuh tingkat terendah di US$ 27,7/barel atau terendah sejak 25 November 2003.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Jumat akhir pekan lalu, bursa saham Wall Street di AS turun tajam karena penurunan harga minyak, dan juga kekhawatiran pelemahan ekonomi China.
(dnl/dnl)











































