Maroef Mundur dari Freeport, ESDM: Divestasi Saham Jalan Terus

Maroef Mundur dari Freeport, ESDM: Divestasi Saham Jalan Terus

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 19 Jan 2016 13:50 WIB
Maroef Mundur dari Freeport, ESDM: Divestasi Saham Jalan Terus
Jakarta - Mundurnya Maroef Sjamsoeddin dari jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia diyakini tidak akan mengganggu proses divestasi 10,64% saham Freeport yang sedang berlangsung.

Kementerian ESDM menegaskan, divestasi saham adalah kewajiban Freeport yang telah diatur dalam Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral da Batubara (UU Minerba). Dengan demikian, siapa pun Presdir Freeport harus menjalankannya.

"Hak dan kewajibannya (Maroef Sjamsoeddin) akan digantikan oleh penggantinya. Divestasi saham Freeport adalah amanat peraturan perundang undangan," kata Kepala Pusat Komunikasi Kementerian ESDM, Hufron, kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (19/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Negosiasi antara pemerintah Indonesia dan manajemen PT Freeport Indonesia untuk membicarakan hal-hal teknis terkait divestasi saham akan terus berjalan.β€Ž

"Dalam hal teknis tentu akan dibicarakan pelaksanaannya agar tercapai apa yang diamanatkan Undang Undang," ucapnya.

Maroef Sjamsoeddin mengundurkan diri sebagai Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia setelah sekitar setahun bekerja di perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

Freeport McMoRan, perusahaan induk Freeport Indonesia, telah menerima pengunduran diri tersebut. Posisi Presdir sementara dijabat oleh Robert Schroder.

"Maroef Sjamsoeddin telah mengajukan pengunduran diri sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia karena alasan pribadi, dan perusahaan telah menerima pengunduran dirinya," ujar CEO Freeport McMoRan, Richard Adkerson dalam memonya kepada pegawai Freeport Indonesia.

Dalam memonya, Richard mengatakan, Maroef telah menjabat sebagai Presdir PT Freeport Indonesia selama setahun.

Selain itu, Maroef telah mewakili PT Freeport Indonesia dalam berurusan dengan pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat di Papua, serta para tenaga kerja.

"Kami berterima kasih kepada Pak Maroef atas pelayanan dan kepemimpinannya, dan berharap semoga dia memperoleh yang terbaik," tutur Richard.

(drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads