Harga Minyak Tiba-tiba 'Lompat' 4%

Harga Minyak Tiba-tiba 'Lompat' 4%

Wahyu Daniel - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2016 07:33 WIB
Harga Minyak Tiba-tiba Lompat 4%
Foto: Reuters
New York - Harga kontrak berjangka minyak naik pada perdagangan Rabu di pasar New York. Setelah Rusia mengindikasikan adanya kemungkinan kerja sama dengan OPEC, untuk bersama mengurangi pasokan minyak global, dan pada akhirnya mengangkat harga.

Sebagai produsen minyak non OPEC, Rusia sebelumnya memang tidak mau memangkas produksi minyaknya, untuk meningkatkan pangsa pasar ekspor minyaknya melawan OPEC yang dipimpin Arab Saudi.

"Saya jadi skeptis. Produsen minyak meminta pihak lain memangkas produksinya, tapi tetap mempertahankan produksinya Saya pikir faktor geopolitik di Timur Tengah memiliki peran lebih besar dalam produksi minyak, ketimbang pernyataan dari seorang menteri energi (Rusia)," kata Analis, Andrew Lipow, dilansir dari Reuters, Kamis (28/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, kemungkinan adanya kesepakatan antara anggota OPEC dan rivalnya, telah membuat harga minyak naik 4%.

Minyak jenis Brent naik US$ 1,3 (4,1%) ke US$ 33,1/barel, dan sempat menyentuh tingkat tertinggi di US$ 33,49/barel. Minyak CLc1 produksi AS naik 85 sen (2,7%) ke US$ 32,3/barel, dan sempat menyentuh tingkat tertinggi di US$ 32,84/barel.

Harga minyak makin susah ditebak, naik turunnya cukup tajam. Pergerakan harga minyak ikut mempengaruhi bursa saham dunia.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads