Pemerintah Rajin Bangun PLTS, Tapi Banyak yang Mangkrak

Pemerintah Rajin Bangun PLTS, Tapi Banyak yang Mangkrak

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 31 Jan 2016 17:15 WIB
Pemerintah Rajin Bangun PLTS, Tapi Banyak yang Mangkrak
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Sejak beberapa tahun lalu, pemerintah rajin membangun sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun, pembangkit-pembangkit yang sebagian besar berada di daerah terpencil ini, dalam kondisi mangkrak atau tak lagi beroperasi.

Anggota Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional (UP3KN) Kementerian ESDM, Agung Wicaksono mengungkapkan, terbengkalainya PLTS-PLTS tersebut akibat mandeknya peralihan aset dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah (Pemda).

"Ada beberap hal itu mangkrak. Pertama itu kan dianggarkan pemerintah pusat lewat Dana Alokasi Khusus (DAK), nah di situ banyak masalah saat mentransfer asetnya, terhambat jadi tertunda sampai sekarang," ujarnya ditemui di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Minggu (31/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian ada yang asetnya sudah ditransfer ke Pemda, tapi Pemda nggak punya anggaran buat rawat itu. Akhirnya nggak dirawat, batere dan panel rusak," tambah Agung.

Ia mencontohkan, salah satunya PLTS-PLTS yang terbengkalai saat ini berada di Bali dan kawasan Indonesia Timur.

"Ada banyak sekali, tapi saya tidak bawa angkanya. Yang mangkrak cukup banyak, tapi saya harus verifikasi dulu datanya," jelas Agung.

Dengan pengalaman tersebut, Kementerian ESDM saat ini menggalakkan program Patriot Energi. Program ini dilakukan dengan menempatkan mahasiswa-mahasiswa teknik untuk ditempatkan di daerah-daerah terpencil yang memiliki fasilitas PLTS. Tugasnya, melakukan perawatan berkala agar tak ada lagi solar sistem yang terbengkalai.

"Lewat program Patriot Energi kita latih tenaga-tenaga muda yang punya daya juang tinggi, buat bangun dan rawat pembangkit listrik yang ada. Mirip sama Indonesia Mengajar programnya Pak Anies Baswedan," tutup Eko. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads