Menurut perusahaan riset data minyak ClipperData, sebuah kapal yang membawa setengah juta barel minyak yang dipompa di AS, merapat di terminal milik Venezuela pekan lalu. Minyak itu dikirim ke lokasi yang terletak di pulau Belanda CuraΓ§ao di Karibia.
Ini merupakan fakta mengejutkan, karena Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak melimpah hingga 298 miliar barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nilofar Saidi, seorang analis pasar minyak di ClipperData mengatakan, minyak hasil olahan Venezuela lebih berat dan sulit dikirim ke negara-negara lain. Venezuela harus mencampur terlebih dahulu dengan jenis yang lebih ringan agar kualitasnya sesuai.
Saidi menyebutkan, Venezuela sudah mengimpor minyak mentah dengan jenis yang lebih ringan dari Rusia, Angola dan Nigeria.
Ketegangan antara AS dan Venezuela berjalan cukup sengit. Maret lalu, pemerintahan Obama memberikan sanksi kepada beberapa negara anggota pemerintahan Presiden Nicolas Maduro ini.
Ketegangan politik juga membebani hubungan ekonomi kedua negara. Ekspor minyak Venezuela untuk AS tercatat US$ 48 miliar pada tahun 2008. Di tahun 2014, angka ekspor minyak Venezuela ke AS merosot tajam hanya US$ 26 juta.
Venezuela semakin hancur akibat harga minyak yang rendah. Ekonomi Venezuela sangat tergantung pada ekspor minyak. Akibat merosotnya harga minyak dunia dalam 2 tahun terakhir, ekonomi Venezuela runtuh dan masuk dalam resesi parah. Bahkan, Venezuela menjadi salah satu negara dengan perekonomian terburuk di dunia. (drk/dnl)











































