Elpiji 3 Kg di Aceh Dijual Rp 35.000/ Tabung, Jauh di Atas Harga Eceran Tertinggi

Elpiji 3 Kg di Aceh Dijual Rp 35.000/ Tabung, Jauh di Atas Harga Eceran Tertinggi

Agus Setyadi - detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2016 10:24 WIB
Elpiji 3 Kg di Aceh Dijual Rp 35.000/ Tabung, Jauh di Atas Harga Eceran Tertinggi
Foto: Hasan Alhabshy
Banda Aceh - Harga gas elpiji 3 kilogram yang dijual pengecer di kios-kios di Banda Aceh mencapai Rp 35.000 pertabung. Harga tersebut sudah di luar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu Rp 16.000/tabung.

Para pengecer di beberapa kios sudah menjual harga di luar HET sejak beberapa waktu lalu. Masyarakat mengeluhkan hal ini. Padahal, pemerintah daerah sudah menetapkan HET untuk elpiji yang diperuntukkan untuk rumah tangga tersebut.

Bagaimana tanggapan PT. Pertamina terkait mahalnya gas elpiji yang dijual pengecer?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajer Humas Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, mengatakan, pengawasan yang dilakukan Pertamina hanya sampai pada tingkat pangkalan. Sedangkan untuk pengecer, pengawasan dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan.

"Kita tidak bisa melarang pengecer karena izin mereka atau mereka terdaftar pada Pemda. Itu kembali lagi ke Pemda," kata Fitri kepada wartawan, Sabtu (6/2/2016).

Untuk pangkalan tidak dibenarkan menjual gas elpiji 3 Kg di atas HET. Menurutnya, harga eceran tertinggi untuk setiap kabupaten/kota berbeda-beda. Tergantung jarak yang ditempuh untuk menyelurkannya.

"Kalau mereka menjual di luar HET kami yang akan memberikan sanksi kepada agen.  Kita  kontrak kepada agen. Agen yang melakukan pembinaan ke pangkalan," jelasnya.

Adanya penjual gas elpiji di kios-kios pengecer, kata Erika, karena ada permintaan dari masyarakat. Pertamina akan terus melakukan koordinasikan dengan pemerintah setempat. Ke depan, masyarakat diharapkan membeli gas sesuai dengan HET yang telah ditetapkan.

"Masyarakat bisa membeli gas elpiji di lembaga resmi Pertamina seperti di agen, dan pangkalan elpiji. Kita juga menyediakan elpiji di SPBU atau model outlet untuk menjual," ungkap Erika," ungkap Erika. (hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads