Lampu Nelayan Hemat Energi, Pakai Tenaga Matahari

Lampu Nelayan Hemat Energi, Pakai Tenaga Matahari

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2016 14:54 WIB
Lampu Nelayan Hemat Energi, Pakai Tenaga Matahari
Foto: Michael/detikFinance
Jakarta - PT Sky Energy‎ bekerjasama dengan JV Hitachi High-Tech mengembangkan lampu untuk nelayan yang hanya menggunakan sinar matahari sebagai sumber energi.

Lampu ini tak memerlukan bahan bakar seperti lampu minyak tanah, dan juga tak perlu baterai biasa seperti senter.

Selain cocok dipakai untuk nelayan yang menangkap ikan di malam hari, lampu ini juga dapat dipakai sebagai lampu darurat di daerah pedalaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lampu ini biasa untuk nelayan, atau emergency light mobile kalau ke daerah pedalaman," kata Marketing PT Sky Energy, Eka Watik, saat ditemui detikFinance dalam acara Bali Clean Energy Forum (BCEF) di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Kamis (‎11/2/2016).

Lampu ini harus diisi dengan tenaga sinar matahari selama 8 jam agar dayanya maksimal. Cara pengisiannya cukup dengan mencolok lampu ke solar cell (panel surya) kecil yang merupakan alat pengisi dayanya.

Setelah terisi penuh, lampu dapat menyala selama 48 jam ‎untuk cahaya redup, 12 jam untuk cahaya sedang, dan 6 jam untuk cahaya terang.

"Perlu di-charge 8 jam agar penuh. Bisa menyala 48 jam kalau redup, yang sedang 12 jam, dan kalau terang 6 jam," tutur Watik.

Selain untuk penerangan, lampu ini juga bisa berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya ponsel.‎

"Bisa buat men-charge handphone juga," katanya.

Harga 1 paket lampu ini Rp 800.000‎. Saat ini memang belum terlalu banyak beredar di pasaran.

Bila ingin mengetahui informasi lebih lanjut, bisa mengontak langsung PT Sky Energy yang beralamat di Jalan Raya Cicadas No. 258 Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Nomor telepon 021-86863335, 021-86863300, fax 021-86863339.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads