Lampu ini tak memerlukan bahan bakar seperti lampu minyak tanah, dan juga tak perlu baterai biasa seperti senter.
Selain cocok dipakai untuk nelayan yang menangkap ikan di malam hari, lampu ini juga dapat dipakai sebagai lampu darurat di daerah pedalaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lampu ini harus diisi dengan tenaga sinar matahari selama 8 jam agar dayanya maksimal. Cara pengisiannya cukup dengan mencolok lampu ke solar cell (panel surya) kecil yang merupakan alat pengisi dayanya.
Setelah terisi penuh, lampu dapat menyala selama 48 jam untuk cahaya redup, 12 jam untuk cahaya sedang, dan 6 jam untuk cahaya terang.
"Perlu di-charge 8 jam agar penuh. Bisa menyala 48 jam kalau redup, yang sedang 12 jam, dan kalau terang 6 jam," tutur Watik.
Selain untuk penerangan, lampu ini juga bisa berfungsi sebagai power bank untuk mengisi daya ponsel.
"Bisa buat men-charge handphone juga," katanya.
Harga 1 paket lampu ini Rp 800.000. Saat ini memang belum terlalu banyak beredar di pasaran.
Bila ingin mengetahui informasi lebih lanjut, bisa mengontak langsung PT Sky Energy yang beralamat di Jalan Raya Cicadas No. 258 Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Nomor telepon 021-86863335, 021-86863300, fax 021-86863339.
(ang/ang)











































