Follow detikFinance
Jumat, 12 Feb 2016 09:57 WIB

ESDM Jajal 'Solar Hijau' untuk Mobil Pajero Hingga Truk Isuzu

Michael Agustinus - detikFinance
Foto: Michael Agustinus Foto: Michael Agustinus
Nusa Dua - Dalam Bali Clean Energy Forum (BCEF) di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali, pagi ini Menteri ESDM, Sudirman Said, memulai acara dengan melepas 14 mobil yang menggunakan 'solar hijau' B20, atau solar dengan campuran 20% biodiesel.

Sebanyak 14 mobil yang dilepas terdiri dari berbagai jenis dan merek, mulai dari Ford Hilux, Mitsubishi Pajero, hingga truk merek Hino dan Isuzu. Kendaraan ini telah menempuh perjalanan sejauh 4.000 km dengan B20, dan akan berangkat roadshow hingga ke Jakarta.

Pelepasan roadshow ini dihadiri juga dihadiri oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana, Dirjen Migas Kementerian ESDM Wiratmaja Puja, perwakilan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sawit, dan Ketua Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan.

"Ada 14 kendaraan yang ikut roadshow dari berbagai jenis dan merek. Mulai dari mobil penumpang sampai truk besar. Ada Ford, Toyota, Hino, Isuzu," kata Rida Mulyana, di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/2/2016).

Rida menjelaskan, roadshow ini merupakan kelanjutan dari roadshow sebelumnya ke Sumatra dan Jawa-Bali yang berakhir 5 Februari 2016 lalu. Tujuan roadshow ini adalah, untuk sosialisasi dan edukasi penggunaan biodiesel ke masyarakat. Juga memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia terus menjalankan mandatori biodiesel.

"Roadshow ini adalah kelanjutan dari sebelumnya di Sumatera, lintas Jawa sudah melalui 12 kota. Sekarang dalam rangka menyukseskan BCEF, kita perlihatkan ke dunia bahwa Indonesia konsisten menjalankan B20," tandasnya.

Pelepasan 14 mobil dari berbagai jenis dan merek ini sekaligus untuk meyakinkan masyarakat, bahwa biodiesel tidak merusak mesin mobil, aman digunakan.

"Ini tentu saja juga agar konsumen tidak ragu-ragu lagi menggunakan B20. Karena, B20 tidak memberikan dampak signifikan, tidak perlu modifikasi mesin sampai besar-besaran," tutupnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini pemerintah menargetkan pengurangan impor BBM hingga 6,9 juta kiloliter dari program B20. Devisa yang dapat dihemat diperkirakan mencapai US$ 2 miliar bila target tersebut tercapai. (drk/drk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed