Harga Minyak Anjlok, Laba Total Malah Naik 20% Jadi Rp 68,34 T

Harga Minyak Anjlok, Laba Total Malah Naik 20% Jadi Rp 68,34 T

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 12 Feb 2016 13:26 WIB
Harga Minyak Anjlok, Laba Total Malah Naik 20% Jadi Rp 68,34 T
Foto: BBC
Jakarta - Perusahaan minyak asal Prancis, Total, mencatat kenaikan laba bersih sebesar 20% di tahun 2015 menjadi US$ 5,1 miliar atau sekitar Rp 68,34 triliun (kurs Rp 13.400), dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 4,2 miliar.

Naiknya laba bersih perusahaan ini ditopang oleh usaha kilang minyak, yang mencatat peningkatan 96% menjadi US$ 4,9 miliar. Meski demikian, keuntungan di bisnis eksplorasi minyak anjlok lebih dari 50% menjadi US$ 4,8 miliar.

Kinerja total ini diapresiasi sebagai perusahaan minyak dengan kinerja terbaik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga minyak dunia telah jatuh hingga mencapai 30% di tahun lalu. Hal ini memaksa perusahaan-perusahaan minyak untuk memangkas investasi mereka termasuk di bisnis eksplorasi dan ekstraksi minyak.

"Total juga telah membeli kargo (minyak) dari Iran sejak sanksi-sanksi Barat dicabut," kata Kepala Keuangan Total, Patrick de la Chevardiere, seperti dilansir BBC, Jumat (12/2/2016).

Perusahaan telah menandatangani perjanjian pada akhir Januari untuk membeli minyak mentah dari Iran hingga 200.000 barel per hari.

Total memperkirakan, harga minyak berada di level US$ 45 per barel. Minyak mentah Brent, yang merupakan acuan harga minyak dunia, saat ini diperdagangkan sekitar US$ 30 per barel.

Perusahaan minyak ini berencana memotong belanja modal sebesar U$ 19 miliar di 2016 dan menargetkan penjualan aset sekitar US$ 4 miliar.

Total akan membayar dividen tahunan sebesar 2,44 euro per saham. Pemegang saham diberikan pilihan untuk menerima dividen tersebut, apakah dibayar langsung di kuartal keempat sebesar 0,61 euro per saham secara tunai atau dibayar dengan pemberian bonus saham baru. (drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads