Sebelumnya, tercatat sekitar 270 gardu padam, 30 tiang roboh dan lima tiang miring diterjang banjir. Akibatnya, sekitar 32 ribu pelanggan PLN Bangka dihentikan aliran listriknya untuk keamanan dan keselamatan warga. Wilayah yang paling banyak mengalami kerusakan adalah di Pangkalpinang, Toboali dan Muntok.
Pemulihan dilakukan secara bertahap mulai hari Rabu (10/2/2016) diawali dengan menormalkan pasokan listrik di tempat-tempat yang vital seperti rumah sakit, tempat pengungsian dan bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kendala itu bukan halangan. Petugas PLN tetap menembus lokasi yang terkena banjir untuk memastikan listrik aman untuk dinyalakan. Pemulihan jaringan listrik yang terakhir dilakukan dengan menyalakan 3 gardu terakhir di lokasi terisolir pada Sabtu (13/2/2016) pukul 19.35 WIB di Lampur dan Kerakas, Kecamatan Sungai Selan.
"Jaringan listrik dinyalakan ketika PLN telah memastikan jaringan dan warga dipasok jaringan tersebut tidak terendam banjir. Kami berterimakasih kepada seluruh warga yang mendukung dan membantu petugas kami memperbaiki jaringan listrik hingga listrik menyala semua," ucapnya.
PLN juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menolong 5 petugas PLN yang terseret banjir saat melakukan pengecekan jaringan listrik. Hingga petugas selamat sampai saat ini. (drk/drk)











































