Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Barat, Murtaqi Syamsuddin, meminta agar para pelaku pencurian listrik 'disikat' alias ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku agar tidak ada lagi yang melakukan perbuatan serupa.
"Saya nggak mau banyak berkomentar. Pokoknya pencurian listrik kita sikat, gitu aja," tandas Murtaqi usai peresmian GI Millenium di Tangerang, Selasa (23/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita perkirakan kerugian akibat pencurian listrik Rp 1,5 triliun per tahun. Makanya kita giatkan penyidik untuk mengurangi pencurian," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, kepada detikFinance.
Bila pencurian listrik bisa diberantas separuhnya saja, uang negara yang terselamatkan bisa mencapai Rp 750 miliar, bisa digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan.
"Kalau bisa kita kurangi 50% saja kan lumayan, hampir Rp 1 triliun bisa kita saving, bisa kita pakai untuk keperluan-keperluan penting," ucap Jarman.
Ada banyak sekali laporan terkait kasus pencurian listrik yang masuk setiap bulan. Tetapi dari ratusan kasus memang tidak semuanya ditindaklanjuti oleh Kementerian ESDM.
Dia menambahkan, pencurian listrik berskala kecil di rumah-rumah tangga biasanya tidak ditindaklanjuti oleh ESDM.
"Setiap bulan semua pencurian listrik dilaporkan ke kita, dan kita periksa lebih lanjut. Kita lihat apakah itu ada unsur kesengajaan atau tidak," Jarman menjelaskan. (hns/hns)











































